Lihat Al Haris di Pasar Aur Duri, Warga Langsung Minta Daun Sungkai

Berita Viral – Al Haris dan Daun Sungkai sudah melekat di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) ini. Ingat Haris, ingat Daun Sungkai Si Obat Herbal  untuk peningkat daya tahan tubuh. Buktinya, saat turun ke Pasar Aur Duri, Penyengat Rendah, Kota Jambi, Kamis (8/10/2020), warga yang ada di pasar itu langsung antusias.

Baca : Cagub Jambi Al Haris Blusukan Ke Pasar Tradisional DanBagikan Ramuan Viral Daun Sungkai

Mereka meminta daun sungkai langsung ke Al Haris. Beruntung, Haris dan tim membawa daun sungkai yang sudah direbus dan dikemas di dalam botol mineral. 

“Ini, diminum supaya daya tahan tubuh meningkat. Daun sungkai ini bagus untuk kesehatan,” ungkap Calon Gubernur (Cagub) Jambi nomor urut 3 ini, menyapa warga di Pasar Aur Duri sembari menyerahkan sebotol ramuan daun sungkai.

Warga yang menerima langsung mengucapkan terima kasih. Tak berapa lama, warga lain juga meminta ramuan daun sungkai kepada tim Haris-Sani For Gubernur Jambi. 

Ditanya tahu tidak khasiat ramuan daun sungkai, Monik, seorang warga mengaku sudah tahu. 

“Katanya obat covid,” ungkap Monik.

Tetapi setelah diterangkan tim, bahwa ramuan daun sungkai bukan obat covid-19 melainkan mengandung senyawa peningkat kekebalan tubuh, warga itu mengangguk paham.

“Kata orang kalau minum daun sungkai ini rutin, bisa meningkatkan kejantanan juga, apa iya?” tanya warga lain pengunjung pasar itu.

Tim hanya tersenyum mendengar itu.

“Kalau itu dak tahu, Pak. Tapi yang jelas, kalau diminum rutin sehari dua gelas, pagi dan malam hari, badan jadi segar,” terang seorang tim Haris-Sani.

Baca : Haris Terharu Disambut Silaturahmi Di Rumah Kelahiran Abdurahman Sayoeti

Untuk diketahui, hasil uji lab Universitas Jambi, ramuan daun sungkai mengandung anti imflamasi. Unsur ini berfungsi sebagai pereda peradangan, pereda demam dan untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Al Haris, adalah seorang kepala daerah yang aktif mempromosikan ramuan daun sungkai sebagai penunjang kekebalan tubuh di masa pandemi covid-19. (*)

Posting Komentar

0 Komentar